Tugas 2 Analisis Proses Bisnis - Alfa Rizki
Nama : Alfa Rizki
NIM : 2012231001
Matkul : Analisis Proses Bisnis
FAKULTAS KOMPUTER - SISTEM INFORMASI1. Sebuah perusahaan pakaian memiliki biaya produksi Rp50.000 per unit dan ingin mendapatkan margin keuntungan 25%. Berapakah harga jual yang sesuai?
Harga Jual = Rp50.000 + (0,25 × Rp50.000)
Harga Jual = Rp50.000 + Rp12.500
Harga Jual = Rp62.500
Jadi, harga jual yang sesuai adalah Rp62.500.
2. Bagaimana dampak penetapan harga yang terlalu rendah terhadap citra produk dan laba perusahaan?
Penetapan harga yang terlalu rendah dapat memberikan dampak positif dan negatif bagi citra produk dan laba perusahaan. Berikut adalah beberapa dampaknya:
Dampak terhadap Citra Produk:
Aksesibilitas Lebih Besar: Harga yang rendah bisa meningkatkan aksesibilitas produk bagi konsumen yang lebih sensitif terhadap harga. Ini dapat memperluas basis pelanggan dan meningkatkan popularitas produk di segmen pasar tertentu.
Strategi Penetrasi Pasar: Dalam beberapa kasus, harga rendah bisa menjadi bagian dari strategi penetrasi pasar. Produk dengan harga rendah bisa menarik perhatian konsumen baru, membantu perusahaan memenangkan pangsa pasar lebih besar dalam jangka pendek. Dengan ini, citra produk mungkin lebih terlihat sebagai pilihan yang "terjangkau" daripada "murah."
Citra Diskon atau Murah: Beberapa produk secara strategis diposisikan untuk menarik perhatian pasar diskon atau konsumen yang mencari barang dengan harga terjangkau. Ini bisa menciptakan citra yang lebih positif di segmen pasar tersebut, di mana konsumen mengaitkan harga rendah dengan "nilai yang baik" atau "efisiensi biaya."
Efek Promosi dan Diskon: Terkadang, penurunan harga yang terencana (seperti diskon musiman atau promosi) dapat meningkatkan daya tarik merek tanpa merusak citra jangka panjang. Dalam hal ini, konsumen memahami bahwa harga rendah bersifat sementara dan terkait dengan promosi khusus, bukan kualitas produk yang buruk.
Dampak Laba Perusahaan:
Efisiensi Biaya Produksi: Jika harga rendah disebabkan oleh efisiensi produksi atau skala ekonomi (produksi massal), perusahaan masih bisa menjaga margin laba meski menjual dengan harga lebih murah. Ini bisa meningkatkan daya saing tanpa mengorbankan profitabilitas.
Volume Penjualan Tinggi, Tapi Tidak Berkelanjutan: Penetapan harga rendah bisa meningkatkan volume penjualan dalam jangka pendek, tapi strategi ini tidak selalu berkelanjutan. Jika biaya produksi dan operasional tetap tinggi, keuntungan yang didapat dari peningkatan penjualan bisa tertutupi oleh biaya yang lebih besar.
Sulit Kembali ke Harga Normal: Setelah menetapkan harga rendah, menaikkan harga kembali ke level semula bisa sulit. Konsumen mungkin merasa harga baru terlalu mahal dibandingkan harga sebelumnya, sehingga dapat mengurangi permintaan.
Komentar
Posting Komentar